Cara Menjaga Kesehatan Mata Agar Tidak Perih Saat Bermain Game Berjam-Jam
"Satu game lagi." Kalimat itu biasanya muncul jam sembilan malam dan berakhir lewat tengah malam, dengan mata yang terasa seperti habis diampelas.
Perih seperti itu bukan tanda mata Anda rusak. Itu gejala
umum kelelahan mata akibat layar. Saat menatap layar, kita berkedip jauh lebih
jarang dari biasanya, sehingga permukaan mata mengering. Di game kompetitif,
kedipan makin jarang lagi karena tidak ada yang mau melewatkan satu detik pun.
Atur jarak dan posisi layar
Letakkan monitor kira-kira sejauh satu lengan, dengan tepi
atas layar sejajar atau sedikit di bawah mata. Posisi ini membuat mata menatap
agak ke bawah, sehingga kelopak lebih tertutup dan permukaan mata tidak cepat
kering.
Pemain mobile sering lebih bandel soal jarak. Bayangkan
rebahan sambil memegang HP sejengkal dari wajah selama dua jam; mata terpaksa
memfokus dekat tanpa jeda. Duduk tegak dan jauhkan layar sedikit sudah banyak
membantu.
Ruangan juga berpengaruh. Bermain di kamar gelap gulita
dengan layar yang terang membuat mata bekerja keras menangani kontras yang
tajam. Nyalakan lampu redup di samping atau belakang layar, dan pastikan tidak
ada pantulan lampu atau jendela di permukaan monitor.
Istirahat yang realistis
Aturan 20-20-20 terdengar sederhana: setiap 20 menit, lihat
sesuatu yang jaraknya sekitar enam meter selama 20 detik. Masalahnya, 20 menit
tanpa jeda di tengah pertandingan hampir mustahil, dan tidak ada gamer yang mau
menatap tembok saat tim sedang menyerang.
Jadi pakai jeda yang sudah ada di dalam game: lobi, layar
loading, menunggu respawn, atau antar-ronde. Saat jeda itu datang, alihkan
pandangan ke ujung ruangan atau ke luar jendela. Setelah sesi yang panjang,
berdiri dan minum air putih beberapa menit. Mata dan punggung akan berterima
kasih.
Daftar tips lain yang lebih lengkap ada di ulasan tentang cara
menghindari mata lelah karena menatap layar seharian.
Berkedip dan tetes mata
Sengaja berkedip terdengar konyol, tapi berguna. Saat layar
loading atau menunggu lawan, berkedip penuh beberapa kali supaya mata kembali
terlumasi.
Kalau mata tetap terasa kering, tetes mata pelumas (air mata
buatan) tanpa pengawet bisa membantu. Tanyakan dulu ke apoteker atau dokter
produk mana yang cocok. Tetes mata pereda mata merah sebaiknya jangan dipakai
rutin tanpa saran dokter.
Kacamata anti-blue-light, perlu atau tidak?
Banyak gamer membelinya, dan jawaban jujurnya: buktinya
masih lemah. American Academy of Ophthalmology tidak merekomendasikan kacamata
khusus untuk penggunaan komputer. Mode malam di layar memang membuat tampilan
lebih nyaman di malam hari, tapi jangan berharap ia menyembuhkan perih. Posisi
layar dan istirahat berpengaruh lebih besar, dan keduanya gratis.
Kapan perlu ke dokter mata
Perih yang tidak hilang setelah sehari tanpa layar patut
diperiksa. Begitu juga penglihatan buram yang makin parah, sakit kepala yang
berulang, melihat lingkaran cahaya di sekitar lampu, atau mata merah yang
disertai nyeri. Gamer yang berkacamata juga perlu memastikan ukuran lensanya
cocok untuk jarak layar, karena kacamata untuk mengemudi belum tentu nyaman
dipakai di depan monitor.
Mata cuma dua, dan tidak ada toko yang menjual penggantinya.
Bacaan kesehatan harian lain yang ringkas dan mudah dipahami bisa ditemukan di DeveHealth.